News Update :

2012 Awal Baru Bagi Manusia?

Kamis, 20 Mei 2010

INILAH.COM, Washington – Meski bisa dijelaskan secara ilmiah, fenomena bencana 2012 tetap tak bisa dilepaskan kaitannya dari ramalan kuno. Apakah benar 2012 sebuah awal baru umat manusia?

Kiamat 2012 juga tercantum di kalender suku Maya, yang disebut ‘Long Count Calendar’. Bangsa yang menghuni benua Amerika tersebut telah musnah, namun sisa penanggalan mereka masih bisa diakses.

Berdasarkan penaggalan Maya, kehidupan saat ini akan berakhir pada hari terakhir Baktun ke-13. Pada kalender masehi, hal tersebut berarti 21 Desember 2012. Bangsa Maya menyebut periode 20 tahun Baktun ke-13 (1992-2012) sebagai periode regenerasi bumi atau pemurnian bumi.

Pada tahun 775, seorang biksu Maya memprediksikan setelah 1991, akan terjadi dua fenomena besar. Yakni kewaspadaan kosmik bagi umat manusia serta pemurnian atau regenerasi planet biru ini.

Beberapa meyakini, Great Seal of the United States menjelaskan ramalan ini. Segel itu bisa terlihat pada lembaran dolar AS. Di bagian belakangnya terdapat piramida 13 tingkat dengan gambar mata di puncaknya. Besar dugaan simbol ini berarti kebangkitan umat manusia setelah Baktun ke-13.

Pada 2007, seorang ilmuwan proyek di ICESat mission milik Badan Antariksa AS (NASA), Dr H Jay Zwally, memperkirakan seluruh es di Laut Arktik meleleh pada 2012. Ilmuwan lain seperti Dr Habibullo Abdussamatov dari Pulkovo Astronomical Observatory di Rusia meramalkan pada 2012, bintik matahari akan membawa bumi pada awal zaman es hingga pertengahan abad mendatang.

Beberapa meyakini, pada tahun itu bumi akan bertabrakan dengan sebuah planet bernama Nibiru. Namun, keberadaan planet itu lebih erat kaitannya dengan mitos Sumeria ketimbang sebuah produk observasi astronomi.

Tetap harus dikagumi kemampuan bangsa Maya untuk mengungkapkan sesuatu, 2.000 tahun sebelum komputer diciptakan. Bahwa 21 Desember 2012 akan menjadi akhir dari rotasi bumi, setelah sebuah siklus yang berlangsung hampir 26 ribu tahun.

Pada titik balik tertinggi matahari di musim dingin 2012, matahari akan berada tepat di Celah Gelap (Dark Rift) galaksi Bima Sakti. Beberapa ahli astronomi mengartikan posisi galaksi ini sebagai terbukanya pintu ke surga dari bumi.

Kenyataan atau mitos, ramalan mengenai 2012 selalu menjadi sebuah kesempatan yang baik bagi umat manusia untuk mengkaji kembali nasib-nya. Yang jelas, para ahli saat ini sedang sibuk mencari tahu bagaimana matahari pada 2012 mendatang. Mulai dari posisinya hingga efek yang ditimbulkan terhadap bumi ketika itu. [vin]


Sumber: inilah.com

Share this Article on :

0 komentar:

Poskan Komentar

 

© Copyright Peristiwa akhir zaman 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.